BOJONEGORO – Proyek pembangunan jembatan di Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) tahun 2025 menuai sorotan.
Hal ini merupakan imbas dari keterlambatan dalam progres pekerjaan yang sampai saat ini belum selesai.
“Ini bukan sekedar imbas mas, menurut saya pelaksanaan proyek jembatan BKKD di Desa Simbatan juga layak disorot, dugaan yang muncul adalah pekerjaan terlalu lambat dan kurang adanya pengawasan,” ujar salah satu warga yang namanya enggan dipublikasikan, Kamis (5/3/2026).
Selain itu, desa lain yang menerima BKKD tahun 2025 sudah banyak yang selesai di kerjakan dan di rasakan manfaatnya, kenyataan ini justru memunculkan pertanyaan bagaimana dengan regulasi?
Sementara itu, Kepala Desa Simbatan, saat dikonfirmasi perihal informasi yang beredar, pihaknya tidak memberikan jawaban.
Di sisi lain, publik berharap pemerintah daerah segera melaksanakan audit terhadap program BKKD secara menyeluruh tanpa tebang pilih, termasuk BKKD Desa Simbatan, Kecamatan Kanor. (TIM)
