Budaya Teledor Jadi Momok Proyek Bahu Jalan di Widang Tuban, OPD Diminta Selektif Pilih Rekanan

IMG-20250827-WA0043.jpg

Foto :Dokumen Istimewa

TUBAN – Dalam beberapa pekan, implementasi proyek-proyek APBD di Tuban gencar menjadi sorotan publik akibat keteledoran para rekanan pelaksana pekerjaan.

Tak hanya menyikapi papan informasi pekerjaan, namun standard kesehatan dan keselamatan kerja pun turut menjadi sorotan. Bahkan, dampak dari keteledoran para kontraktor juga tak luput dari perhatian publik.

Seperti halnya proyek bahu jalan arah Desa Simogilis di wilayah Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Bagian dari proses pekerjaan disinyalir membahayakan masyarakat umum.

Berdasarkan penelusuran pewarta beberapa waktu lalu, disepanjang galian sisi jalan tidak dilengkapi dengan rambu pengaman berupa garis police line. Hal ini tentu berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Namun setelah ramai dan diangkat menjadi pemberitaan, terlihat garis police line baru dipasang oleh pihak rekanan. Hal ini menjadi momok tersendiri dalam implementasi proyek APBD.

Ironisnya lagi, pemberitaan yang dianggap sebagai kontrol sosial tersebut turut serta menghilang (takedown), sehingga menciptakan asumsi pembenaran atas keteledoran rekanan pelaksana pekerjaan.

“Pemasangan tanda menggunakan police line setelah viral, itu bukanlah solusi terbaik, untungnya belum ada peristiwa atau kejadian yang memakan korban,” ujar Mas B, salah satu pegiat informasi publik saat dijumpai wartawan, Rabu (27/8/2025).

Lebih lanjut, Mas B juga menegaskan bahwa seharusnya dinas terkait yang menaungi proyek-proyek bisa lebih selektif dalam menentukan rekanan pelaksana pekerjaan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR PRKP Tuban, Agung Supriyadi saat dimintai tanggapan oleh awak media perihal diatas, pihaknya menegaskan akan segera melakukan croscek dan meneruskan ke PPTK, serta menegur rekanan.

Di sisi lain, publik sangat menyayangkan adanya peristiwa ini. Budaya sak penake dewe (teledor) masih marak terjadi dan seakan-akan telah membudaya. Lantas dimana fungsi pengawasan dari konsultan pengawas.?

Hingga berita ini ditulis, CV Briliant77 yang disebut-sebut sebagai penanggung jawab proyek tersebut belum terkonfirmasi karena minimnya akses informasi. (Bersambung..)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

scroll to top