Dian Adiyanti Adriyanto Dilantik Sebagai Pj Ketua TP PKK Bojonegoro

IMG-20230927-WA0021.jpg

Bojonegoro, RUBLIKANESIA.COM – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin secara resmi melantik Dian Adiyanti Adriyanto sebagai Pj Ketua TP PKK Bojonegoro, Selasa (26/9/2023) di Ruang Hayam Wuruk Kantor Gubernur Jawa Timur Lantai VIII. Pelantikan ini bersama 11 ketua TP PKK se-Jawa Timur.

Acara diawali dengan kata-kata pelantikan oleh Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin. Apresiasi dan penghargaan disampaikan Ketua TP PKK Jawa Timur kepada Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang telah berhasil menjalankan tugas dalam masa baktinya sehingga 10 progam pokok PKK dapat berjalan dengan baik.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin mengucapkan selamat dan sukses kepada para Pj. Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang terlantik. Ia juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang telah menyelesaikan masa bakti dan jabatannya.

“Di bawah pimpinan ibu-ibu sekalian, TP PKK Kabupaten/Kota telah mengukir prestasi dalam melaksanakan gerakan 10 program PKK. Ini sesuai visi misi gerakan PKK. Yakni, menuju gerakan nasional keluarga, pelopor perubahan melalui rencana induk gerakan PKK Tahun 2021-2024,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan program pokok PKK, lanjut Arumi, para ibu-ibu PKK ini telah berhasil memodernisasi gerakan-gerakan PKK. “Pembinaan pola asuh anak dan remaja di era digital, gerakan HATI PKK, Keluarga Sehat, Tanggap dan Tangguh Bencana merupakan program-program prioritas dan rencana strategis dari penggerakan PKK,” terangnya.

Capaian ini sesuai dengan hasil Rakernas kesembilan PKK tahun 2021 untuk mewujudkan keberhasilan rencana induk gerakan PKK tahun 2021-2024. “Ini sudah sangat luar biasa,” terangnya.

Arumi berharap, kepada Pj. Ketua TP PKK yang telah dilantik dapat menjaga amanah dalam menjalankan dan mengemban tugas sebaik-baiknya. Sehingga bisa meningkatkan pemberdayaan keluarga dan masyarakat, serta mendorong perekonomian di daerah.

“Harapannya ibu-ibu purna tugas juga masih berkenan untuk terus memberikan masukan maupun arahan kepada tim penggerak PKK Kabupaten/Kota setempat,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak yang mewakili Gubernur Jawa Timur menyampaikan, dalam menjalankan roda pembangunan tidak cukup hanya pendekatan birokrasi. Akan tetapi perlu pendekatan berbasis keluarga.

“Kita bukan hanya menggerakkan birokrasi, tapi menggerakkan masyarakat. Kalau semua harus diurus melalui pendekatan birokrasi, maka tidak terbatas jumlah masalah yang harus kita selesaikan, kita perlu gerakan dari masyarakat,” tuturnya.

Lebih lanjut, Emil menjelaskan PKK merupakan organisasi strategis untuk menggerakkan masyarakat. Sehingga perlu dukungan dari kepala daerah. Banyak permasalahan yang bisa diatasi PKK, seperti masalah kemiskinan ekstrem, stunting, dan permasalahan yang berkaitan dengan pembangunan masyarakat.

“Unit paling efektif membangun masyarakat dimulai dari keluarga. Family base development, harapannya melalui PKK ini permasalahan yang ada di masyarakat bisa segera cepat selesai,” terangnya.

Emil mengungkapkan, saat ini kemiskinan di Jawa Timur memang mengalami penurunan, namun yang membahagiakan bukan hanya di kota justru kemiskinan di desa itu terus menurun dan kesenjangannya semakin menyempit. Sedang terkait program bidang sosial, pendidikan, pertanian ataupun bidang lainnya, Emil mengimbau, program tersebut jangan sampai terfragmentasi.

“Melalui PKK, InsyaAllah programnya tidak akan tumpang tindih dan saling complemented,” ujar Emil.

Kepada 12 Pj. Ketua TP PKK Kabupaten/Kota yang dilantik tersebut, Emil mengucapkan selamat bertugas dan melanjutkan program PKK.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada Purna Tugas Ketua Tim Penggerak PKK selama ini. Saya dan tentunya Bu Arumi merasa sangat senang bisa bersama-sama mengabdi kepada masyarakat di Jawa Timur melalui Kabupaten/Kota masing-masing,” pungkasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

scroll to top