Mafia Solar di Tuban Kembali Berulah, Solar Subsidi Terancam

IMG-20240924-WA0095.jpg

RUBLIKANESIA.COM TUBAN – Setelah sekian lama tiarap, praktek dugaan ilegal buying kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tuban. Tepatnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 54.623.13 Tegalbang, Kecamatan Semanding.

Seperti sebelum-sebelumnya, modus yang digunakan adalah perengkek dengan menarik gerobak yang membawa drum berkapasitas besar.

Selanjutnya, dari pantauan awak media selama sepekan, drum-drum berisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi tersebut dibawa menuju sebuah tempat yang disinyalir sebagai lapak atau penampungan sementara di Desa Leran, Kecamatan Palang.

Tak heran, dengan alibi untuk kepentingan nelayan, para kaki tangan mafia solar tersebut dapat dengan leluasa menggarong BBM bersubsidi yang secara aturan peredarannya dalam pengawasan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, terdapat dua nama aktor utama dalam dugaan praktik ilegal buying tersebut, yakni pria berinisial SKR dan IM.

“Bose yo wong lawas mas, pean iku embo-embo gak ngerti wae (Bosnya itu pemain lama mas, kamu itu kok pura-pura tidak tahu.red),” ucap salah satu orang yang berada di lokasi SPBU.

Sementara, SKR saat dikonfirmasi pewarta melalui pesan WhatsApp pada Selasa (24/09/2024) terkait ramainya kabar tersebut, pihaknya tidak menjawab secara spesifik dan berusaha mengalihkan pembicaraan.

Publik kembali menyimpulkan asumsi, bahwa praktik penggarongan solar itu bisa berjalan langgeng karena antara mafia dan operator sudah tau sama tau (bekerjasama).

Selain itu, diamnya aparat penegak hukum (APH) juga turut dipertanyakan, apakah mereka kecolongan atau justru sudah keracunan atensi.

Penyalahgunaan pendistribusian BBM Bersubsidi merupakan tindak kejahatan terhadap migas dan merugikan negara dan masyarakat, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 55 Undang Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi sebagaimana telah diubah dengan Pasal 40 angka 9 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Bersambung..

Reporter : Team

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

scroll to top