Proyek SDN Ketileng Bojonegoro Tanpa Papan Informasi dan APD, Publik Tagih Transparansi Dinas Pendidikan

1787040943019_1.jpg

BOJONEGORO – Pembangunan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ketileng di Desa Ketileng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, memicu pertanyaan publik terkait transparansi dan standar keselamatan kerja.

Pemantauan lapangan yang dilakukan oleh tim media mengungkapkan sejumlah kejanggalan, mulai dari tidak terpasangnya papan informasi proyek hingga minimnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh pekerja. Kondisi ini berpotensi melanggar ketentuan K3 konstruksi yang mewajibkan perlindungan bagi tenaga kerja.

Selain isu keselamatan, ketiadaan papan informasi proyek menjadi sorotan utama. Papan nama proyek merupakan kewajiban administratif yang berfungsi sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat mengenai sumber anggaran, nilai kontrak, dan penanggung jawab pekerjaan. Tanpa papan tersebut, publik sulit memverifikasi legitimasi dan progres pembangunan fasilitas pendidikan yang menggunakan uang negara tersebut.

Publik juga mempertanyakan kesesuaian material yang digunakan dengan spesifikasi teknis dalam kontrak. Pertanyaan kritis diajukan mengenai apakah pasir, semen, beton, dan besi yang dipakai telah melalui pengujian laboratorium untuk menjamin kualitas bangunan sekolah yang aman bagi siswa.

“Pengawasan dinas yang bersangkutan melalui konsultan pengawas bagaimana.? Itu kan juga dianggarkan,” ujar mas Fendi, salah satu aktivis kebijakan publik dan juga eks konsultan tersebut, Selasa (18/8/2026).

Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa kejadian kecil seperti ini seharusnya menjadi indikator bahwa dinas terkait harus lebih selektif dalam menentukan rekanan pelaksana pekerjaan.

Kini masyarakat Bojonegoro menanti respons resmi dari dinas terkait. Pembangunan sekolah seharusnya tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga harus memenuhi standar keamanan, kualitas material, dan transparansi pengelolaan anggaran, guna memastikan bahwa SDN Ketileng kelak berdiri kokoh dan aman bagi generasi penerus.

Hingga berita ini ditulis, pihak kontraktor belum dapat dikonfirmasi karena minimnya akses informasi (tidak ada papan informasi). (TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

scroll to top